Thursday, November 5, 2026
HomeKAILongsoran di Petak Jalan Ledokombo–Sempolan Berdampak pada Tiga Perjalanan KA Tujuan Surabaya...

Longsoran di Petak Jalan Ledokombo–Sempolan Berdampak pada Tiga Perjalanan KA Tujuan Surabaya dan Malang, KAI Daop 8 Sampaikan Permohonan Maaf

kilassurabaya.com | SURABAYA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menyampaikan bahwa tiga perjalanan kereta api (KA) keberangkatan dari Stasiun Ketapang menuju sejumlah stasiun di wilayah KAI Daop 8 Surabaya mengalami keterlambatan akibat adanya longsoran tanah di Km 14+6/7 petak jalan Ledokombo – Sempolan, wilayah kerja KAI Daop 9 Jember.

Kondisi tersebut berdampak terhadap perjalanan kereta api yang melintasi jalur tersebut, sehingga diperlukan penanganan dan langkah-langkah pengamanan prasarana guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api. Dampak gangguan ini turut dirasakan oleh pelanggan yang menggunakan layanan KA dengan keberangkatan dari Stasiun Ketapang menuju wilayah Daop 8 Surabaya.

Adapun tiga perjalanan KA yang mengalami keterlambatan akibat gangguan tersebut, yaitu KA Tawangalun relasi Ketapang – Malang, KA Logawa relasi Ketapang – Surabaya Gubeng – Purwokerto, serta KA Sri Tanjung relasi Ketapang – Surabaya – Lempuyangan dengan keterlambatan antara 48 menit hingga 258 menit.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa KAI senantiasa mengedepankan aspek keselamatan dalam setiap pengambilan keputusan operasional, termasuk ketika terjadi gangguan pada prasarana jalur kereta api.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas keterlambatan perjalanan KA Tawangalun, KA Logawa, dan KA Sri Tanjung akibat longsoran tanah di wilayah kerja KAI Daop 9 Jember. Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Namun, keselamatan perjalanan kereta api dan seluruh pelanggan merupakan prioritas utama kami, sehingga setiap gangguan prasarana harus ditangani dengan mengutamakan aspek keselamatan,” ungkap Mahendro.

Lebih lanjut, KAI Daop 8 Surabaya terus berkoordinasi dengan jajaran KAI Daop 9 Jember serta unit terkait untuk memperoleh perkembangan penanganan gangguan di lokasi. Koordinasi tersebut dilakukan guna mendukung kelancaran penanganan prasarana serta memastikan setiap langkah operasional dilaksanakan sesuai dengan prosedur keselamatan yang berlaku.

KAI terus berupaya melakukan berbagai langkah peningkatan pelayanan, termasuk memperkuat kesiapan prasarana, sarana, dan sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai kondisi yang berpotensi memengaruhi operasional perjalanan kereta api. Penanganan gangguan prasarana secara tepat dan menyeluruh menjadi langkah penting untuk memastikan perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan selamat, aman, dan nyaman. (ist)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments