kilassurabaya.com | SURABAYA – Berselang delapan tahun dari film pertamanya, Starvision mempersembahkan horor terbarunya pada awal tahun 2026, KAFIR, Gerbang Sukma yang kembali disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis.
Di film keduanya ini, KAFIR menyajikan horor dengan teror dari balas dendam yang belum tuntas serta mengungkap dosa kelam masa lalu.
Delapan tahun sejak kematian tragis Herman (Teddy Syach) karena santet, Sri (Putri Ayudya) menata kembali hidupnya bersama anaknya Dina (Nadya Arina), dan Andi (Rangga Azof) yang sudah menikahi Rani (Asha Assuncao).
Sri dikabari bapak jika ibunya sakit keras. Mereka datang menjenguk, dan itu menjadi awal malapetaka. Karena ada dosa masa lalu yang disembunyikan Sri, dan kini mengancam keluarganya!
Kemunculan Indah Permatasari di film KAFIR, Gerbang Sukma sekaligus mengejutkan setelah berakhir tragis di film pertamanya, KAFIR, Bersekutu dengan Setan (2018). Kekuatan dari ilmu hitam kembali mengintai keluarga Sri. Namun, dengan kehadiran orang baru di keluarga Sri, yakni istri dari Andi, ancaman itu semakin nyata.
Meski Sri telah membentengi rumah dan keluarganya dengan sebuah perlindungan yang tak bisa ditembus oleh kekuatan gelap, tetapi Sri jatuh dalam perangkap iblis. Teror kini berada di rumah orangtuanya, nenek dari Andi dan Dina.
Di film keduanya, Kinoi menyajikan horor yang lebih eksploratif. Dengan menghadirkan elemen gore yang membuat adrenalin meningkat, serta ritual yang membuat penonton merinding! Sementara itu, dari sisi drama Kinoi juga mempertebalnya dengan pendekatan yang lebih empatik.
Disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis, naskah film KAFIR, Gerbang Sukma ditulis oleh Upi dan Dea April, dengan produser Chand Parwez Servia. Jajaran pemeran di film KAFIR, Bersekutu dengan Setan (2018) juga kembali reuni di film keduanya, dengan tambahan jajaran pemeran baru yang memberikan warna dan dinamika cerita yang lebih kompleks.
Film KAFIR, Gerbang Sukma dibintangi oleh Putri Ayudya, Rangga Azof, Nadya Arina, Indah Permatasari, Asha Assuncao, Arswendi Bening Swara, Muthia Datau, Sujiwo Tejo, Nova Eliza, Teddy Syach, Fuad Idris, Totos Rasiti, dan lain-lain.
Pada film pertamanya, KAFIR mendapat banyak pujian termasuk secara kritis. Dengan di antaranya meraih 4 nominasi Piala Citra FFI 2018 untuk Pemeran Utama Perempuan Terbaik (Putri Ayudya), Penata Musik Terbaik (Aghi Narottama dan tim), Pengarah Artistik Terbaik, dan Penata Efek Visual Terbaik. Di film keduanya, Starvision juga kembali menghadirkan kualitas horor Indonesia yang semakin naik lewat twist gore dan ritual yang tersaji di tengah drama kelam keluarga Sri, tetap menghadirkan lokasi eksotik dengan scoring yang meningkatkan intensitas teror dari Aghi Narottama dan tim.
Kini, setelah berselang delapan tahun dari film pertamanya, Putri Ayudya mencoba untuk menggali kembali karakter Sri yang mencoba menebus dosa masa lalunya.
“Karakter Sri masih sama, bikin masalah. Di sini kita bisa melihat Sri mencoba bertanggung jawab atas konsekuensi yang dia lakukan di masa lalu. Sri sekarang lebih merasa ingin menjaga anak-anak dan keluarganya.” ujar Putri Ayudya ketika ditemui disela-sela prescon di XXI Royal Plaza Surabaya, Rabu (28/01/26).
“Secara range akting dan emosinya lebih lebar, bagaimana dia menempatkan diri dalam keadaan tenang dan panik. Ada banyak ruang untuk berefleksi dari perjalanan karakter Sri di film ini,” tambah Putri Ayudya.
Bagi Asha Assuncao, yang memerankan karakter Rani dan menjadi sosok baru di semesta KAFIR, ia mengungkap ada banyak kejutan yang menyenangkan sekaligus menantang.
“Rani adalah karakter yang lemah lembut dan bertolak belakang dari aku. Ini pengalaman pertamaku bermain di genre horor, ditambah karakterku ini adalah orang baru di keluarga Ibu Sri, dan tidak tahu masa lalu kelam apa yang pernah terjadi. Penonton bakal sangat bersimpati dengan Rani di film ini, apalagi menjelang babak akhir,” kata Asha Assuncao.
Tonton film KAFIR, Gerbang Sukma mulai 29 Januari 2026 di bioskop Indonesia, yang akan membuka mata kalian untuk melihat sisi kelam manusia dan bagaimana akibat sebuah dosa yang dilakukan akan ditebus! (acs)

