Thursday, April 23, 2026
HomePendidikanIlmuwan UNAIR Kembali Masuk Daftar Top 2 Persen Peneliti Dunia

Ilmuwan UNAIR Kembali Masuk Daftar Top 2 Persen Peneliti Dunia

kilassurabaya.com | SURABAYA – Sejumlah ilmuwan Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan masuk dalam daftar Top 2% Peneliti Dunia yang dirilis oleh Stanford University dan Elsevier. Pencapaian ini menegaskan posisi
UNAIR sebagai institusi riset yang unggul dan konsisten memberikan dampak bagi komunitas ilmiah global.

Para ilmuwan UNAIR yang masuk dalam daftar bergengsi tersebut antara lain Prof Ferry Efendi SKep Ns MSc PhD (FKp), Prof Dr Nursalam MNurs (Hons) (FKp), Prof Iman Harymawan SE MBA PhD (FEB), Prof dr Muhammad Miftahussurur MKes SpPD-KGEH PhD (FK), Prof Dr Santi Martini dr MKes (FKM), Prof Dr Ratna Dwi Wulandari SKM MKes (FKM), Prof Dr Mustofa Helmi Effendi drh DTAPH (FKH).

Refleksi dari Ekosistem Riset yang Kuat

Prof Ferry Efendi SKep Ns MSc PhD, salah satu peraih penghargaan sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Jurnal, Publikasi, dan Hak Kekayaan Intelektual (LPJPHKI) UNAIR, menjelaskan bahwa pencapaian ini bukanlah prestasi individu semata. Menurutnya, hal ini merupakan cerminan dari ekosistem riset dan publikasi yang suportif di UNAIR.

“Pencapaian ini merupakan refleksi dari Universitas Airlangga di dalam membangun ekosistem riset dan publikasi yang tidak hanya berdampak, tetapi juga berkelanjutan,” ungkap Prof Ferry.

Riset Berdampak sebagai Tolok Ukur Utama

Pemeringkatan ini didasarkan pada dampak sitasi. Artinya karya para peneliti UNAIR diakui dan digunakan secara luas oleh komunitas global. Salah satu contohnya adalah riset berdampak dari Prof Ferry mengenai kesehatan pekerja migran Indonesia. Riset tersebut
berhasil mengidentifikasi berbagai hambatan dan merumuskan rekomendasi kebijakan yang inklusif.

“Sekitar 24 studi saya dikutip oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) atau entitas global lainnya dan dijadikan rekomendasi kebijakan,” jelasnya.

Hal tersebut menunjukkan bagaimana riset akademis dapat memberikan dampak nyata. Pesan untuk Komunitas Akademik Sebagai pesan inspiratif bagi para peneliti muda, Prof Ferry menekankan pentingnya tiga hal utama, yakni kerja keras, kolaborasi, dan menjadi pembelajar sepanjang hayat.

“Keyakinan saya, pintar itu ke sekian, tapi yang penting kita tekun, kerja keras, dan disiplin. Itu yang akan membentuk dan mengarahkan capaian kita,” tuturnya.

Pengakuan global ini menjadi motivasi bagi seluruh civitas academica UNAIR untuk terus menghasilkan riset yang unggul dan memberikan solusi nyata bagi permasalahan bangsa dan dunia.(acs)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments