Sunday, July 26, 2026
HomeKilas BeritaPembina Inabah XIX Sidoarjo Pelajari Tata Kelola Yayasan di Nurul Hayat Surabaya

Pembina Inabah XIX Sidoarjo Pelajari Tata Kelola Yayasan di Nurul Hayat Surabaya

kilassurabaya.com | SURABAYA – Pembina Inabah XIX Sidoarjo, Iin Indana Khudsiyah, melakukan kunjungan studi pengelolaan yayasan ke Kantor Yayasan Nurul Hayat Surabaya pada Senin (20/7/2026). Pertemuan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman dan pembelajaran mengenai tata kelola lembaga sosial agar semakin profesional, mandiri, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Kedatangan Bunda Iin disambut langsung oleh Pendiri Yayasan Nurul Hayat, Drs. H. Muhammad Molik, bersama jajaran manajemen yayasan. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, kedua belah pihak berdiskusi mengenai perjalanan, tantangan, serta strategi membangun sebuah yayasan yang mampu berkembang secara berkelanjutan.

Pada kesempatan itu, H. Molik menceritakan sejarah berdirinya Yayasan Nurul Hayat hingga kini memiliki jaringan cabang di berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, perjalanan membangun yayasan tidaklah mudah, namun harus dilandasi dengan keikhlasan, kerja keras, serta komitmen untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat.

“Saya dulu tidak mau cari bantuan untuk panti asuhan yang saya dirikan. Semua dari hasil bisnis saya,” ujar H. Molik. Namun, lanjutnya, seorang sahabat kemudian mengingatkan agar dirinya tidak “mengavling surga sendirian”. Nasihat tersebut menjadi titik balik bagi Nurul Hayat untuk mulai membuka diri menerima amanah dari masyarakat dalam bentuk donasi dan santunan.

Seiring perkembangan yayasan, H. Molik juga mewakafkan unit-unit usaha yang telah dibangunnya kepada Yayasan Nurul Hayat. Hasil dari bisnis tersebut kemudian dimanfaatkan untuk mendukung operasional yayasan sekaligus memperkuat berbagai program sosial, termasuk pembinaan anak yatim, pemberdayaan masyarakat, dan berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, H. Molik memberikan berbagai masukan kepada Bunda Iin mengenai pentingnya membangun tata kelola yayasan yang transparan, profesional, dan memiliki sumber pendanaan yang berkelanjutan. Berbagai pengalaman yang dibagikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi Inabah XIX Sidoarjo dalam mengembangkan program pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat.

Bunda Iin Indana Khudsiyah menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat serta berbagai ilmu yang dibagikan oleh H. Molik dan jajaran manajemen Nurul Hayat. Ia berharap Inabah XIX Sidoarjo dapat terus berkembang menjadi lembaga yang profesional, mandiri, dan mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas, sebagaimana kiprah Yayasan Nurul Hayat yang telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. (acs)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments