kilassurabaya.com | SURABAYA – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa Lotus Art Courses dalam ajang seni internasional bergengsi 13th Honeybee Illustration Contest “Flowers and Bees – Bees in Nature – People and Bees”, yang diselenggarakan di Jepang pada tahun 2025.
Honeybee Illustration Contest merupakan kompetisi ilustrasi internasional yang secara rutin diikuti oleh puluhan ribu peserta dari berbagai negara.
Lomba ini dikenal memiliki standar penilaian tinggi, tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis menggambar, tetapi juga pada kedalaman pesan, sensitivitas terhadap isu lingkungan, serta kemampuan visual dalam menyampaikan hubungan antara manusia dan alam, khususnya lebah sebagai simbol keseimbangan ekosistem.
Pada penyelenggaraan ke-13 ini, kompetisi berhasil menghimpun 23.697 karya dari seluruh dunia, menjadikannya salah satu ajang ilustrasi tematik lingkungan dengan jumlah peserta terbanyak secara global. Dari puluhan ribu karya tersebut, hanya karya-karya terpilih yang dinilai mampu merepresentasikan tema secara kuat, orisinal, dan komunikatif yang berhak mendapatkan penghargaan.
Dalam ajang bergengsi tersebut, siswa Lotus Art Courses berhasil meraih berbagai kategori penghargaan internasional, yaitu:
Adzkia Islamadina – Overseas Works Excellence Award
Anggita Rastriary – Overseas Works Selected
Gempita R Ramadhani – Encouragement Award of Overseas Work
Raphael B Suwito – Encouragement Award of Overseas Work
Josh Taka – Encouragement Award of Overseas Work
Keira Lana N – Encouragement Award of Overseas Work
M Hayuning Arumdani – Encouragement Award of Overseas Work
Capaian ini menegaskan bahwa karya siswa Indonesia mampu bersaing dan mendapat pengakuan di tingkat dunia, sekaligus membawa nama Indonesia dalam forum seni internasional yang berfokus pada isu keberlanjutan lingkungan.
Founder Lotus Art Courses, Putu Mahendra, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari proses pembelajaran yang menekankan pada eksplorasi ide, pemahaman tema, dan keberanian berekspresi.
“Honeybee Illustration Contest bukan lomba yang mudah. Penilaiannya sangat detail dan temanya membutuhkan empati serta pemahaman mendalam terhadap alam. Saya bangga karena karya siswa tidak hanya kuat secara visual, tetapi juga mampu menyampaikan pesan global tentang hubungan manusia dan lingkungan,” ungkapnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian tersebut, penyerahan piagam penghargaan dilakukan langsung oleh Putu Mahendra kepada para siswa. Acara berlangsung di Lotus Art Space, Jl. Embong Tanjung No. 24, Surabaya, pada Minggu, 8 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, dan dihadiri oleh siswa serta orang tua.
Lotus Art Courses merupakan sanggar seni yang berfokus pada pengembangan bakat anak dan remaja melalui pendekatan personal, kreatif, dan berorientasi proses. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pembinaan seni yang konsisten dapat membuka peluang siswa untuk tampil dan diakui di level internasional.
Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berkarya, berani menyuarakan kepedulian terhadap isu global, serta membawa seni Indonesia ke panggung dunia. (acs)

